Catatan Kajian Ilmiah

“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (syar’i), maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.” (HR. Muslim)

Archive for the month “July, 2017”

Bunda Sayang Tantangan 10 hari 

Sebenarnya hari kemarin dan hari ini menurut saya tidak ada kejadian yang bisa ditulis kan ke dalam blog. Namun karena takut di luar batas pengumpulan maka saya coba tuliskan kemandirian anak. 

Kemarin sore saya berencana ingin mengirimkan paket pesanan ke rumah teman, namun qadarallah hujan deras. Jalanan pun macet dan beberapa ada genangan air cukup dalam hingga mobil agak mogok. Lalu setelah bisa dijalankan, ternyata di dekat sana ada masjid besar yang bagus isinya. Mudah-mudahan gak ada kuburan di dalamnya heu… 

Alhamdulillah bisa juga dia pergi jauh menahan macet tanpa popok. Setelah sampai di masjid tersebut saya pun mengajak Alif buang air kecil dan berwudhu. Setelah sholat kami pun foto sebentar hanya pingin tau saja. 

Kebetulan saya lupa bawa minum, maka jadilah ia berceloteh tiap melewati mini market minta mampir 😅.  Saat di mini market kami melakukan perjanjian, boleh beli susu tapi tidak untuk eskrim. Awalnya merengek, tapi bila luluh maka di perjanjian berikutnya akan sia-sia. Pikir saya… Akhirnya dia ambil susu strawberry dan saya pun ambil apa yg saya mau beli. 

Setelah agak menyasar sedikit dari alamat yang diberikan, akhirnya ketemu juga. Haaaaah lega deh… 

“Ummi makan yuk, Alif laper… ” 

Kami pun melipir ke sebuah warung makan yang banyak menu nya. Namanya Bubur Ayam Organik Pak Gentong. Saya memang penasaran sejak lama, namun saat  itu belum datang gerobak nya. Akhirnya setelah saya memesan bubur, lalu Alif memesan mie ayam saja katanya. Diajak makan satu meja tidak mau, dia mau di tempat mie ayam saja. Sayang gak sempat kefoto. 

Setelah beberapa saat kemudian dia bilang sudah kenyang. Karena ummi penyayang, sayang juga gak dihabiskan. Mie ayamnya rasa jamur. Lumayan lah kayak bakmi Chinese pada umum nya. 

Saat sedikit lagi habis, ada wa dari mama. Ternyata arisan &  halal bi halal RT malam ini. Kebetulan saya bendahara arisan, gak mungkin gak datang. 

Singkat cerita saya izin pulang duluan, Alif diajak pulang gak mau. Kesempatan lah buat saya membersihkan badan yang lepek hujan dan macet. Ternyata ujungnya dia menangis minta anter nenek hahahah. 

Demikian lah kisah pendek kemarin, kurang lebihnya mohon maaf. 
#bunsayIIP 

#melatihkemandirian 

#tantangan10hari 

#level2 

BUNDA SAYANG TANTANGAN 10 HARI 

Nugget ummi enaaaak bikinnya, makasih ummi…. 
Kemarin saya iseng jualan nugget sapi dengan kelor yang kaya akan gizi, ternyata kelor itu lebih banyak nutrisinya saat jadi bubuk. Alhamdulillah antusias customers saya selalu menyambut dan mensupport apapun yang saya jual hihi. Semua atas izin Allah subhanahu wa ta’ala. Ternyata lama juga bikinnya. Yang lama sih bikin panir nya. Setelah selesai di vaccuum langsung packing dan kirim ke TIKI. Alhamdulillah ternyata sehari sampai walau ada yg estimasi senin baru sampai. 

Apalagi kalo ada testimoni pribadi dari Alif ah hati pun berbunga-bunga. 

Ummi kok nugget nya enak banget sih… Makasih ya ummi… 

Ditawari makan KFC pun gak mau lagi katanya kenyang. Yaiyalah makan nasinya banyak & nuggetnya 5 potong 😒.

#level2 

#bunsayIIP 

#melatihkemandirian 

#tantangan10hari 

Bunda Sayang Tantangan 10 hari 

Ummi Alif bisa, kan?

Setelah berhasil pakai celana sendiri, ia pun cari perhatian lain saat umminya sibuk. Maafkan ummi ya sayang 😭. Kemudian dia pun main sendiri, seperti main balok ini misalnya.

Setelah disusun sedemikian rupa, ia memang suka dipuji. “Ummi lihat deh, Alif bisa kaaaan?” 

“Iya sayang… ”

” Coba tebak ini gambar apa?”

“Jembatan?”

“bukan… Crane… ”

Pendapat Reifel (1984), Philips dan Hanline (1999) mengenai manfaat bermain balok yaitu sebagai berikut :
1.      Kemampuan berkomunikasi : Komunikasi diperlukan oleh anak manakala ia ingin menyatakan pendapat tentang sesuatu yang berhubungan dengan bangunan yang sedang dibuatnya.
2.      Kekuatan dan koordinasi motorik halus dan kasar : Balok adalah alat bermain yang berguna untuk mengembangkan fisik anak.
3.      Mengembangkan pemikiran simbolik : Membangun balok-balok sangat penting bagi perkembangan kognitif anak.
4.      Konsep matematika : Dengan bermain balok anak-anak mengenal konsep lebih banyak – lebih sedikit, sama dan tidak sama, konsep angka dan bilangan serta sains, seperti menghitung, klasifikasi, gravitasi dan stabilisasi. 

#bunsayIIP 

#melatihkemandirian 

#tantangan10hari 

#level2 

Bunda Sayang Tantangan 10 hari 

Tempo hari, ummi mulai produksi lagi. Seperti biasa dia kayaknya ga betah ditinggal main sendirian. Akhirnya dia bilang mau bantu ummi. Daripada makin riweuh saat produksi, lebih baik cuci piring saja bekas sarapan. Lumayan buat angkat-angkat barang kotor dan yang bersih ehehe.  

“Ummi Alif mau bantuin dong… ”

“Ya sudah bantu angkat piring dan mangkoknya ya…” 

Mudah-mudahan kalau sudah besar nanti rajin bantu ummi dan istri ya sayang 😍

#tantangan10hari 

#bunsayIIP 

#melatihkemandirian 

#level2 

Bunda Sayang Tantangan 10 hari – bagian 6

Toilet Training

Ini kisah beberapa hari lalu saat ummi sibuk mengerjakan pesanan. Sebenarnya sudah lama mengajak toilet training, cuma karena ummi terlalu sibuk (apa sok sibuk ya) maka jadilah kurang disiplin. Kalau inget beberapa bulan lalu mah mungkin masih kurang bisa mengontrol emosi, apalagi kalau anaknya ceriwis tapi masa sih masih BAB di celana? 😂

Akhirnya ummi lelah ngomel, dia pun mungkin lelah diomeli haha. Alhamdulillah sudah tak pernah lagi BAB di celana. Sebenarnya pun sudah lepas dari pospak namun entah mengapa dia mungkin merasa asing kalau hanya memakai celana dalam tanpa popok 😪

Biasanya sih masih suka minta pakaikan baju dan celana, tapi harus bisa dong pakai celana sendiri. Kan sudah mau sekolah 😉

#level2 

#tantangan10hari 

#bunsayIIP 

#melatihkemandirian 

Bunda Sayang Tantangan 10 hari 

Kemarin, kami berdua pergi ke Tangerang menghadiri acara walimah kenalan saya di socmed. Sok famous banget yah haha. Tapi mengingat teman socmed, saat saya nikah dulu juga banyak loh teman socmed dari twitter kemudian disatukan dalam grup whatsapp. Hadiah nikahnya juga banyak maa syaa Allaah. Ada 5 rice cooker, 2 dispenser, 3 setrikaan, 1 kompor single, mesin cuci. Padahal siapalah saya, Allah turunkan teman-teman yang saling cinta karena Nya. Walau akhirnya kandas juga hihihih qadarallah wa maa syaa’a fa’al. 

Balik ke topik, sebelum ke Tangerang, saya naik gojek ke daerah pondok labu, karena sekalian nebeng. Ga kebayang kalau berangkat naik kereta. Di jalan sudah bawel sekali, “mi katanya mau naek kereta mi?” / “iya tapi ummi ke rumah temen ummi dulu, nanti ada teman Alif namanya Hamnah, cantik deh…” 

Sesampainya di rumah Hamnah, dia pun saya ajari cara buka dan pasang kaus kaki. Sayang tidak terdokumentasi. Alhamdulillah walau pergi jauh berdua, ternyata menyenangkan juga. Besok-besok bisa jadi mahram ummi deh qiqiqi. 

Di tempat walimah kami hanya makan siomay dan mencicipi beberapa lauk karena tidak menemukan booth cemilan lain. Ternyata baksonya ada di tempat bapak-bapak. “Alif makan sendiri ya, ummi potong-potongin siomay aja.” 

Sepulangnya dari walimah kami minta diturunkan di stasiun, suami teman saya menurunkan di Jurangmangu katanya lebih nyaman daripada Sudimara. Wah benar saja, baru sampai stasiun pas hujan. Alhamdulillah nya, setelah pesan tiket kereta pun datang, tak harus menunggu lama. Dari usia 2,5th Alif memang nampaknya mudah akrab dengan orang baru. Kadang saya khawatir juga. Beli ini itu saja dia yang mau bayar, kemudian tap loket sendiri. 

Tetap cinta ummi ya sayang…. 

#level2 

#bunsayIIP 

#melatihkemandirian 

#tantangan10hari 

Bunda Sayang – Tantangan 10 hari 

Beberapa hari lalu, seperti biasanya saya memang jarang beberes rumah karena sibuk produksi (yah namanya produsen), kalau gak bikin kue ke skincare, biar bisa cepet umroh hehe aamiin. 

Mumpung lagi gak produksi, akhirnya saya juga pusing lihat rumah berantakan. Akhirnya Alif yang biasa saya suruh main sendiri pun saya delegasikan untuk membereskan mainannya. Walau kadang suka manja pengennya ummi aja yg bereskan, tapi saya selalu tekankan itu tanggungjawab kamu. Dan setiap habis main saya pun selalu bilang rapikan mainannya sebelum ke rumah nenek walau hanya berjarak 20 meter. 

Alhamdulillah biar ummi cerewet yang penting tidak terlalu bergantung pada orangtua melulu. 

#level2

#bunsayIIP

#melatihkemandirian

#tantangan10hari

Bunda Sayang – Tantangan 10 Hari

Melatih Kemandirian Anak 

Makan Sendiri

Ini baru bagian ke-dua Alif makan sendiri hari minggu kemarin. Ceritanya habis pergi seharian jenguk anak keponakan, yeay dia jadi Oom walau masih balita haha. Dan saya jadi nenek 😂. Ketemu bayi langsung reflek gemes pengen cium. Sabar ya mudah-mudahan secepatnya punya adik sendiri 😎. 

Saat mau pergi dia bilang,  “Ummi gak usah pakai popok lagi.” / “Tapi nanti bilang ya kalau mau pipis…” selama beberapa jam gak pipis alhamdulillah. Sebenarnya kalau malam juga jarang ngompol tapi ummi nya takut duluan. Hehehe

Pulang jam 5 sore dia lapar minta makan yasudah ummi beli ayam crispy. Syaratnya makan sendiri. Jadilah… 

#level2

#bunsayIIP

#melatihkemandirian

#tantangan10hari

Game Level 2 – Bunda Sayang

Melatih Kemandirian Anak

Di game Level 2 ini, ada tantangan tentang melatih kemandirian sesuai umur. Di usia Alif yg menjelang 4 th, harusnya dia sudah bisa makan sendiri, toilet training dan pakai baju sendiri. Kadang ummi masih kurang konsisten padahal dia sudah mulai tak mau pakai pospak. Saat awal-awal dulu agak susah untuk bicara dan mengendalikan rasa mulas padahal sudah fasih berbicara. Alhamdulillah sekarang kalau mulas sedikit sudah minta ke kamar mandi sendiri. 

Ini beberapa hari lalu, yang terdokumentasi saat ia minta makan bakso, tapi ummi bilang makannya pakai nasi ya… Oke dia setuju. “Alif makan sendiri Alif kan sudah besar. Tapi ummi potong bakso dan mie nya ya… ” 

Tapi namanya anak kinesthetic kayaknya agak sulit gitu makan duduk tenang menghadap makanannya sendiri 

😂😂😂

Post Navigation

%d bloggers like this: