Catatan Kajian Ilmiah

“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (syar’i), maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.” (HR. Muslim)

Bunda Sayang Tantangan Hari ke 3

Bismillah

Pagi ini seperti biasa, dia bangun saat umminya mulai ngantuk. Dari pagi di sounding kalau jangan main hp lagi. Dia janji katanya gak mau main lagi. Ajak mandi dan ke rumah nenek. 

Ummi ayo mandi… 

Kenapa semangat mau mandinya? 

Ayo kan mau ke rumah nenek… 

Di rumah nenek mau main apa? Janji kan ga main hp? 

Iyaa… 

Dan setelah produksi sabun (sebelumnya sedikit bercerita ada usaha skincare) saya pun memandikannya. 

Saat memakaikan baju, saya ingin dia tidak tergantung pada orang, jadi biarlah dia mencoba pakai bajunya sendiri. Alhamdulillah sudah lumayan. 

Untuk mengusir kebosanan, saya mengajak belajar menulis di wipe and clean 

 untuk komunikasi alhamdulillah dia memang sudah ceriwis sejak umur 3th, jadi mungkin sudah paham instruksi yang saya berikan. Namun namanya anak-anak kadang sesuai dengan yg dia mau saja. 

Demikian catatan singkat kami hari ini. 

Dari Ummi yang masih terus belajar… 

Advertisements

Bunda Sayang Tantangan Hari ke – 2

Bismillah 

Hari ini saya menuliskan tantangan ke dua dari 10 hari yang di syaratkan. Kali ini random saja karena tingkah anak tak bisa ditebak. 

Pagi hari dia bangun seperti biasa, namun entah mengapa ada tangisan. Lelaki berhati lembut Maa syaa Allaah 😅.  Ternyata dia lapar dan ingat kalau semalam makan sate. Padahal satenya sudah habis saat kami sahur. Akhirnya dibujuk makan dengan makanan yang lain saja. 

Kenapa menangis? Alif lapar? / iya… Kan semalam makan pakai sate mi… / tapi satenya sudah habis sayang. / yaah… Kok habis? Katanya buat Alif? / pakai kacang takutnya basi. / kenapa basi? / karena ga disimpan di kulkas. Sekarang mandi aja yuk? /tapi kakinya sakit. Mandi di rumah nenek aja… /kan di rumah juga bisa mandi? Kenapa harus di rumah nenek? / pokoknya Alif maunya di rumah nenek. / tapi gak usah cari hp ya? / 5 meniiit aja… / ga boleh sayang. Ummi ga mau mata alif sakit. 

Alhamdulillah bisa juga no gadget hari ini yang biasanya ngamuk minta hape. (biasanya kalau saya gak kasih dia cari perhatian ke aki nya, namanya aki mana tahan dengar nangisnya lama-lama). 

Kemudian dia main dengan teman sepermainannya, sejam kemudian pulang. Ditawari makan cuma beberapa sendok. Akhirnya saya ajak tidur siang karena takut rewel di sore harinya kalau tidak tidur siang. Alhamdulillah lumayan lama sekitar 2 jam, lalu bangun dengan menangis. Dia bilang kakinya sakit dan minta diurut. 

Ummi, alif kakinya sakit… 

Sakit kenapa? 

Gatauuuu pegeeeelll 😭

Keseleo kali jatuh kemarin? 

Alif mau urut ummi… 

Yaudah ummi bilang mama intan dulu. Makanya besok-besok kalau disuruh makan / tidur dengar kata ummi ya… 

Saya baru menyadari mungkin kalimat terakhir bukan termasuk kalimat produktif untuk anak.  Masih harus terus belajar lagi sebagai orangtua. 
3 juni 2017

Bunda Sayang – Membangun Komunikasi Produktif –  IIP Depok Batch 3 #1

Bismillah

Setelah dinyatakan lulus dari Matrikulasi kemarin, sekarang saya mencoba naik kelas ke level berikutnya yaitu, bunda sayang. Awalnya terlihat mudah tapi bila tidak konsisten tak semudah yang dibayangkan. Namun saya harus tetap berusaha mencoba mengubah mindset hidup saya. 

Saya akui saya masih jauh dari komunikasi yang produktif. Merasa semakin bertambah usia anak semakin sulit diatur. Padahal bukan itu masalahnya. Masalahnya adalah dari saya sendiri dan cara berkomunikasi dengan anak. Terlalu banyak kalimat yg terbuang percuma, lebih sering merepet apalagi sebagai single parent yang apa-apa hidup hanya berdua walau dekat dengan rumah kakek neneknya. Mungkin saya juga yang terlalu sibuk sehingga kadang tidak mengerti perasaan yang sedang ia rasakan. 

Tantangan kali ini adalah kemarin. Yaitu saat ada info akan ada wawancara untuk usaha yang saya miliki saat ini. Kebetulan saat ini saya memproduksi natural skincare walau masih skala rumahan. Kalau ada dana mudah-mudahan bisa masuk ke BPOM. Aamiin

Entah mengapa akhir-akhir ini anak saya seringkali menangis bila tak dituruti keinginannya. Bukan tantrum tapi menangis sekencang-kencangnya. Mungkin sedang muncul egosentris nya. Dari pagi saya sudah sounding bahwa kita akan kedatangan tamu. “Ummi mau di wawancara…” / “apa? Penjara?” 

Saat merapikan ruang tamu, dia malah minta main pasir kinetik. Akhirnya tetap pada pendiriannya di pojokan. 

Saya berusaha membangun komunikasi yang produktif. 

Alif mainnya berapa lama? Kalau sudah selesai ummi minta tolong dirapikan kembali mainannya ya… 

Awalnya sulit karena saat mendengar suara teman-temannya di luar dia ingin langsung main ke luar. Tapi akhirnya bisa juga alhamdulillah walau pasir yang berceceran harus disapu. 

Sorenya agak sulit lagi karena kedatangan kakak beserta anak-anaknya yang mana membuat dia jadi semangat main padahal belum tidur siang. Karena tidur siang nya masih ditemani oleh saya. Akhirnya saat mulai malam malah lari-larian dan jatuh 😂. Saat diobati lukanya pun menangis sekencang-kencangnya. Hhh… Inhale exhale. 

Pelajaran berharga ini akan terus berlanjut di hari berikutnya. 

Rabbi hablii minas sholihiin. 

2 juni 2017

NHW 9

Nice Home Work kali ini merupakan business plan yang sedang saya garap. Saya berharap bisnis kecil ini bisa semakin maju dan berkembang nantinya, in sya Allah.

Project ini saya garap berdasarkan minat dan hobi saya walau skill saya minim. 

Project 1: Homemade Sauce and Veggie Stick by Dyanthi

Latar Belakang : Saya ikut grup ibu dan balita sejak 2 tahun lalu. Di sana acapkali share menu masakan untuk bayi dan balita, namun para ibu bingung kalau mau memasak teriyaki dan saus tiram sebab masih banyak produk pasaran yg komposisinya mengandung MSG dan pengawet. Memang MSG tidak mengapa sebenarnya. Tapi siapa yg tau batasan perhari yg boleh dikonsumsi? Dan lagi-lagi, masalah ibu pada anaknya adalah susah makan sayuran. Tapi paling senang cemilan finger food yang renyah. Maka tercetuslah untuk buat stik sayuran supaya ada asupan tambahan untuk balitanya. 

Deskripsi: saat ini produk yg sudah jalan ada saus teriyaki, tiram dan bbq. Penjualan melalui marketer dan social media. Produk saus yg dibuat made by order, tapi kalau hanya 1 pcs menunggu agar kuota terpenuhi. Sedangkan stik sayuran sementara sedang off karena belum ada karyawan lagi.

Sasaran: ibu rumah tangga, working mom, balita

Harapan: mampu memenuhi gizi keluarga harian, dan dikenal luas di masyarakat.

Teknis: 

💠 posting di social media

💠 buka kerjasama dengan para marketer untuk memasarkan produk

💠 sisihkan budget untuk endorse foto produk agar menggugah selera

Project 2 : Natural Skincare by Dyanthi

Latar Belakang: Maraknya kegalauan para ibu yang tak punya waktu untuk merawat diri yang sedang hamil dan menyusui karena terkadang obat dokter tidak diperbolehkan saat hamil dan menyusui. 

Deskripsi: produk ini in sya Allah halal dan aman karena saya produsen langsung, lebih banyak memakai minyak nabati dan tanpa kimia berbahaya. Hanya ada beberapa produk yg dihindari saat hamil karena mengandung retinol alami. 

Sasaran: ibu hamil dan menyusui

Harapan: para ibu walau sibuk mengurus rumah tangga namun jangan sampai lupa merawat diri. Gak mau kan usia masih 30-an dikira sudah menjelang 40 th karena penuaan dini? 😄

Teknis: 

💠 jangan pernah lelah untuk mencari ilmu, karena menyangkut kepentingan orang banyak

💠 menyebarkan manfaat produk kecantikan alami dan bahaya yg ditimbulkan bila memakai kosmetik yg dihindari saat hamil.

💠 edukatif dan komunikatif karena konsultasi yg berkesinambungan.

Itulah 2 project yg saya lakukan dalam waktu dekat. Tak hanya menghasilkan pundi rupiah namun berharap bisa bermanfaat bagi banyak orang. 

Matrikulasi IIP batch #3
Nice HomeWork #9

*BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN*

Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.

Rumus yang kita pakai :

*PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*

Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.

Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.

Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.

Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.

Mulailah dari yg sederhana,  lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.

Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.

Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:

(Gambar)

Selamat menjadi agen perubahan

Karena

Everyone is a Changemaker

( Setiap orang adalah agen perubahan)

Sampai jumpa di perkuliahan Ibu Profesional selanjutnya untuk bisa lebih memahami secara detil matrikulasi IIP ini.

Salam,

/Tim Fasilitator IIP/

NHW 8 – Misi Hidup dan Produktivitas

Nice HomeWork #8
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS
Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :
a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

– belajar hal baru

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :

1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

seorang ibu yg mandiri dan enterpreneur woman

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)

memberikan produk-produk yang terbaik untuk konsumen terutama target market saya para ibu dan balita, dan tak lupa kodrat di rumah sebagai seorang ibu.

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

memiliki waktu luang lebih banyak bersama anak. Mencari nafkah tanpa harus jauh dari anak, kadang memproduksi skincare memang menyita banyak waktu 😭

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

memiliki pendamping lagi terutama untuk mengisi jiwa anak saya agar tidak berat sebelah walau ada kakek dan om nya, tapi jujur saya katakan belum cukup. Mendidik anak di zaman yang makin banyak info menakutkan di social media, membuat saya semakin aware.

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

bertambah hafalannya, makin maju usahanya, bisa umrah sekeluarga

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

memperbaiki kesalahan pada anak, mengurangi emosi yg suka tak tertahankan. 

Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Bismillah. In sha Allaah
Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulsi IIP/

Nice Homework 7 (NHW #7)

_Nice Homework #7_
*TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF*
Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7.  Selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.
Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping. 
Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman  tulis di NHW#1 – NHW #6

Semua ini ditujukan  agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.
🍀 Ketahuilah tipe kekuatan diri (strenght typology) teman-teman, dengan cara sbb :
1⃣masuk ke http://www.temubakat.com
2⃣isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional

jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya
3⃣Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.
4⃣ Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7

Strength saya adalah:

Creator: saya memang suka sekali mencari tahu resep baru dan berpikir bahwa hal ini bisa membuat usaha saya mampu berkembang biidznillah.

Marketer: untuk marketer memang saya selain produsen juga aktif menjualkan barang milik oranglain.

Motivator: selain itu, saya juga senang bila ada yang terinspirasi dari usaha yang saya jalani.

Producer: saya akui saya masih suka tergesa-gesa dan ceroboh dalam bertindak.

Quality control: saya sangat berusaha menjaga kualitas produk yg saya buat. Bila memang bahannya sedang tidak ada lebih baik ditunda produksinya.

Seller: saking semangatnya, saya berusaha menjual apa saja yg berpeluang dan potensi untuk dijadikan penghasilan

Synthesizer: selalu berusaha memanfaatkan bahan yg ada di rumah kemudian seringkali menawarkan ke teman socmed barangkali ada yg minat

Administrator: walau kurang rapi dalam hal ini, namun saya yakin saya mampu merubahnya. Hal ini berhubungan erat dengan produktifitas saya di masa depan (sebagai wanita karier yang ingin mempunyai usaha sendiri)

Analyst: saya suka bagian analyst karena untuk menciptakan suatu produk, tak langsung berhasil. Kadang butuh waktu, modal dan tenaga.

Arranger: sejak terjun di dunia handmade skincare, yang awalnya modal suka habis entah kemana, alhamdulillah pelan-pelan mulai terlihat hasilnya.

Designer: dari masih sekolah, cita-cita saya memang masuk desain grafis, namun kendala di ilmu eksakta yang saya punya hehehe.

Operator: jujur saya lebih suka berjam-jam di belakang layar daripada harus bertemu dengan banyak orang di waktu yang sama.

Personal branding


🍀 Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran
Kuadran  1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA

Suka dan Bisa

  • Memasak
  • Mencari ilmu baru untuk dipraktekkan
  • Berjualan

Kuadran 2  : Aktivitas yang anda SUKA tetapi  anda TIDAK BISA

  • Mengatur keuangan
  • Analisa jangka panjang
  • Mengambil kesimpulan dari hal yang detil
  • Mengerti orang lain yg berbeda

Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda  BISA

  • Merapikan rumah

Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

  • Menjelaskan sesuatu dengan bahasa sederhana
  • Belajar eksakta
  • Berkomunikasi verbal sering tertukar makna dan tujuan
  • Agak sulit menyesuaikan diri

Belajar Menjadi Manager Keluarga Handal

_NICE HOMEWORK #6_
*BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL*

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.
Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.
Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu
 *_RUTINITAS_*
Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.
Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :
1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

Aktivitas paling penting adalah:

  • Menyiapkan keperluan anak, memandikan dan memberi sarapan
  • Memasak untuk makan siang
  • Bersih-bersih rumah
  • Buka lapak online shop
  • Tilawah

Aktivitas yang tidak penting adalah:

  • Nonstop menjawab customer tanpa jam kerja yang dibatasi
  • Buka tutup hp

2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

Terlalu sering mengecek hp 😁😁😁

3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

Bila tiap aktivitas saya bagi tiap dua jam, maka akan diperoleh aktivitas dinamis hingga 10 jam.

4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

memasak, bebenah, menemani anak, jualan di online

5⃣Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

Kadang suka ada sih teman socmed yg ajak kopdaran, tapi tidak selalu heheh

6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

jadwal

Jam 03 : bangun qiyamul lail

Aktivitas dinamis

Jam 04 : tilawah menunggu subuh

Jam 05 : menyapu & ngepel (2 hari sekali mengepel)

jam 06 : mandikan anak, mandi, ke tukang sayur. —

Jam 07 : merendam pakaian & mencuci (karena tinggal berdua cukup 3-4 hari sekali biar sekalian banyak)

jam 08 : masak sederhana utk sarapan

Aktivitas dinamis

Jam 09 : buka lapak online

Jam 10 : sambil menunggu orderan main bersama anak

Aktivitas dinamis

Jam 11 : masak utk makan siang —

Jam 12 : istirahat, sholat, makan siang. 

Jam 13 : ajak anak tidur siang

Jam 15 : tutup lapak & packing

Jam 16 : sholat, mandikan anak & bebersih, packing kelar minta kurir pick up

Jam 17 : kadang packing bisa 2 jam

Jam 18 : sholat maghrib, makan sore di bawah jam 7 malam

Jam 19 : bermain bersama anak, membacakan buku cerita

Jam 20 : bebas

Jam 21 : tidur malam hari

*dengan catatan saat tidak ada orderan kue atau masakan, karena bisa seharian kalau buka Pre Order

7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

Baik siap laksanakan

_SELAMAT MENGERJAKAN_
Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah

📚NICE HOME WORK #4
🍀MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 🍀
Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar?
Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah , maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.
a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

In syaa Allaah saya masih akan memilih jurusan ilmu mom-enterpreneur

b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Berhubung saat saya mengisi NHW #2 di komputer tidak ada excel, in sya Allah akan segera saya perbaiki supaya lebih detail dan terstruktur checklistnya.

b.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Contoh : 

Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.

Misi Hidup : memberikan inspirasi ke orang lain

Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak

Peran : Inspirator

Bidang pendidikan yang membuat saya paling berbinar memang saat mulai menjalankan bisnis kecil saya. Walau kadang konsekuensinya ada sedikit yg dikorbankan, yaitu jam bersama anak. Mungkin perlu manajemen waktu yg lebih baik agar anak tak merasa kesepian walau kerja di rumah. 

Misi hidup: membangun lapangan kerja untuk oranglain. Walau sekarang masih belum ada karyawan, saya yakin dalam waktu dekat akan terus berkembang, in sya Allah.

Bidang pendidikan: Bisnis dan Managemen

Peran: sebagai ibu, owner, inspirator

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut. 

Ilmu yang dibutuhkan:

  1. Komunikasi – saya akui, kadang saya kurang komunikatif dalam menyampaikan suatu hal. Maka saya perlu ilmu komunikasi untuk lebih ahli lagi di bidang ini
  2. Manajemen – manajemen bisa menjadi manajemen waktu, karena saya bekerja masih tanpa lihat waktu. Jam kerja pun seperti tak ada batasnya. Akan saya perbaiki sistem toko online saya agar punya lebih banyak waktu luang bersama anak. Manajemen juga berarti soal keuangan, mengatur budget, bagaimana supaya pemasukan tidak lebih kecil dari pengeluaran.
  3. Public Relation – walau bukan dalam hal yg sebenarnya, tapi saat mulai menapaki kaki di bisnis ini, saya merasa sangat perlu menjadi teman bagi customer, mendengarkan keluhan mereka dan juga memberikan solusi atas komplain yang didapatkan.

Contoh : Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak

2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga

3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.

4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang 
d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya. 

Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :

KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang

KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan

KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif

KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

Usia saya saat ini sudah 27 th, maka saya berkomitmen dalam 5 tahun ke depan akan menetapkan milestone.

KM 0-1 (tahun 1 & 2): menguasai ilmu komunikasi

KM 1-2 (tahun 2 & 3): menguasai ilmu managemen

KM 2-3 (tahun 3 & 4 ) : menguasai ilmu PR

KM 3-4 (tahun 4 & 5 ) : evaluasi

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Ya in sya Allah akan saya perbaiki segera.

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

I can do it bismillah

Sang Ibu di contoh di atas adalah perjalanan sejarah hidup Ibu Septi Peni, sehingga menghadirkan kurikulum Institut Ibu Profesional, yang program awal matrikulasinya sedang kita jalankan bersama saat ini. 
Sekarang buatlah sejarah anda sendiri. 
Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH NHW#3

NICE HOMEWORK #3

📚MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH 📚

Bunda, setelah kita belajar tentang “Membangun Peradaban dari Dalam Rumah” maka pekan ini kita akan belajar mempraktekkannya satu persatu.

🙋Pra Nikah

a. Bagi anda yang sedang memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang baik, tulislah suara hati anda dengan tema “UNTUKMU CALON IMAMKU”

b. Lihatlah diri anda, tuliskan kekuatan potensi yang ada pada diri anda.

c. Lihatlah orangtua dan keluarga anda. Silakan belajar membaca kehendakNya, mengapa anda dilahirkan di tengah-tengah keluarga anda saat ini dengan bekal/senjata potensi diri anda. Misi rahasia hidup apa yang DIA titipkan ke diri kita. Tulis apa yang anda rasakan selama ini.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda?adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa anda dihadirkan di lingkungan ini?

👨‍👩‍👦‍👦Nikah

Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.

a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

👩‍👧‍👧Orangtua Tunggal (Single Parent)

Bagi anda yang saat ini sedang mendidik anak-anak anda sendirian tanpa kehadiran pasangan hidup kita

a. Buatlah “Tanda Penghormatan’, dengan satu dua kalimat tentang sisi baik “ayah dari anak-anak kita” sehingga dia layak dipilih Allah menjadi ayah bagi anak kita, meskipun saat ini kita tidak lagi bersamanya.

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak anda, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan dengan tantangan keluarga yang luar biasa seperti ini. Apa misi hidup rahasiaNya sehingga kita diberi ujian tetapi diberikan bekal kekuatan potensi yg kita miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

Setelah menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut di atas, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya “peran spesifik keluarga” anda di muka bumi ini.

Selamat membaca hati dan menuliskannya dengan nurani. Sehingga kata demi kata di nice homework #3 kali ini akan punya ruh, dan menggerakkan hati yang membacanya.

Salam Ibu Profesional

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

________

Bismillah, jujur agak berat bagi saya untuk mengerjakan NHW kali ini. Mungkin karena agak terbawa perasaan saat oranglain menulis “surat cinta” untuk suaminya kali ya…

Di usia saya yang belum 30 tahun, rasa ingin menikah lagi masih ada, namun kadangkala takut sekali jatuh ke dalam kesalahan yang sama.

Untukmu calon imamku,

entah siapa dirimu dan bagaimana rupamu kelak, bila Allah berkehendak menjadikan kita berpasangan, kuharap engkau mampu menjadi imam yang benar-benar tulus menyayangiku, keluargaku, dan anakku kelak. Bila engkau telah dikaruniai anak, semoga akupun bisa berlaku adil dan sama. Kadangkala aku yang keras kepala, terlihat kuat di luar, tapi nyatanya tetap perempuan yang lemah dan butuh bimbingan. Jangan lelah dalam menasehati, meski kadang seperti kaset rusak yang diputar terus menerus. Sebagai ibu satu anak, aku masih mampu berjuang untuk menghidupi anakku in sya Allah. Aku yang introvert kadang lebih suka diam, namun kadangkala pula ekspresif bila tak suka. Maka mengertilah saat aku lelah, atau tak suka. Pun aku akan belajar demikian.

Potensi yang ada dalam diri saya bila dikembangkan adalah bersocial media yang mungkin bagi oranglain membuang waktu, namun bagi saya bisa menghasilkan uang. Selalu berusaha mengendalikan emosi walau kadang sulit tapi saya harus bisa. Saat saya gagal, saya tak serta merta menyalahkan oranglain, memang mungkin salah saya maka dari itu bisa terjadi. Namun saya juga tak harus larut dan terpuruk di masa itu, semoga menjadi pribadi yang lebih dewasa kelak.

 Mengapa saya bisa dititipkan di keluarga ini? Ayah saya yg tipe selalu membantu anaknya, seringkali otoriter, kaku seakan tetap menjadi anak kecil walau sudah berumur, sedangkan ibu yang lebih sering memberi label pada diri saya, kadang membuat saya bingung akan potensi yg ada dalam diri saya. Maka saya akan berusaha tidak demikian ke anak saya kelak.

Walau kadang saya merasa minder akan status saya di lingkungan, akan tetapi memiliki tetangga yang menguatkan saya, tidak suka bergunjing, justru menyambut hangat saat saya kembali ke rumah orangtua saya, itu merupakan hadiah terbesar setelah ada kesulitan.

Single Parent

Dulu saya memilihmu karena saya yakin engkau orang yang taat beragama, yang takkan melukai hati seorang perempuan apalagi mematahkan “tulang rusuknya”. Namun Allah berkehendak lain, saya terima keputusanmu untuk mencari pengganti saya, dan biarkan saya menghidupi anak saya bersama orangtua saya disini hingga menemukan jodoh saya yang lain. Bukan soal tidak memaafkan masa lalu, tapi inilah cara saya agar anak saya tidak bingung soal pengasuhan dan kepribadiannya kelak. In sya Allah masih ada orangtua saya yang utuh sebagai pengganti ayahnya untuk saat ini. 

Potensi kepribadian Alif saat ini adalah ia yang gigih hingga kadang bisa dibilang “ngeyel” oleh oranglain, bisa diajak negosiasi, mampu bersosialisasi dan mungkin bisa terus berkembang in sya Allah di masa yg akan datang. Saya bersyukur dibalik perpisahan ini, Allah takdirkan Alif lahir dari rahim saya sebagai penyemangat hidup saya untuk selamanya 💖

 

Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan #NHW 2

checklist

“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”📝
a. Sebagai individu
b. Sebagai istri
c. Sebagai ibu

Buatlah indikator yg kita sendiri bisa menjalankannya. Buat anda yang sudah berkeluarga, tanyakan kepada suami, indikator istri semacam apa sebenarnya yang bisa membuat dirinya bahagia, tanyakan kepada anak-anak, indikator ibu semacam apa sebenarnya yang bisa membuat mereka bahagia.Jadikanlah jawaban-jawaban mereka sebagai referensi pembuatan checklist kita.

Buat anda yang masih sendiri, maka buatlah indikator diri dan pakailah permainan “andaikata aku menjadi istri” apa yang harus aku lakukan, “andaikata kelak aku menjadi ibu”, apa yang harus aku lakukan.
Kita belajar membuat “Indikator” untuk diri sendiri.

Kunci dari membuat Indikator kita singkat menjadi SMART yaitu:
– SPECIFIK (unik/detil)
– MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)
– ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)
– REALISTIC (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)
– TIMEBOND ( Berikan batas waktu)

Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan

Sebagai Individu:

  • Menjadi hamba Allah yang taat sesuai Al-Qur’an dan sunnah
  • Menyelesaikan pekerjaan rumah tangga yang teratur dan cekatan mulai dari jam 5 – 10 pagi
  • Berusaha menjadi pribadi yang jujur, murah senyum, amanah bila ada yg sharing masalah pribadinya
  • Berusaha menjadi tetangga yang tidak menyakiti secara tutur kata dan tulisan
  • Lebih dewasa dalam bersikap
  • Tidak mudah tersinggung
  • Bisa membagi waktu antara bisnis dan keluarga

Andai menjadi seorang istri:

Bila saya diberikan jodoh lagi oleh Allah subhanahu wa ta’ala saya akan

  • Mentaati segala perintah suami asal tidak bermaksiat kepada Allah
  • Tidak membantah atau memotong pembicaraan suami
  • Terbuka dengan suami dan berbagi tugas dalam mendidik anak

Sebagai Ibu:

  • Tidak banyak menuntut seorang anak harus seperti apa yg saya mau
  • Membiarkan anak berproses sebagaimana fitrahnya
  • Tidak mudah marah dan emosi saat anak berulah
  • Meluangkan waktu bermain bersama
  • Mengajari anak belajar mengaji dan membaca

Indikator ini akan di review kembali 3 bulan ke depan.

 

IIP Batch 3 – Depok

Post Navigation

%d bloggers like this: